Posts

10 Years Challenge: Perpustakaan Kami juga Perpustakaan Unsyiah

Image
                     "PUSTAKA CHALLENGE"                   
Ketertarikan mengunjungi perpustakaan adalah salah satu cara saya untuk mengisi kekosongan, menghilangkan kejenuhan, dan menyumpal kebosanan. Memasuki semester genap pada tahun ajaran 2018/2019, saya berkiprah kembali di salah satu sekolah tempat saya mengampu pendidikan dulu, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di kabupaten Aceh Utara. Muncul sebuah kebanggaan tersendiri ketika berkesempatan menjadi keluarga besar dari sekolah favorit di kabupaten tersebut. 

Namun, meskipun seorang alumni, kehadiran saya tetap disambut sebagai pendatang baru dengan status pelajar tahun kelulusan 2009 berubah menjadi pengampu mata pelajaran. Selama beradaptasi ini, selain di laboratorium dan mengajar di kelas, saya sering mencari tempat singgahan yang dapat memberikan kenyamanan dalam berfikir, dan menjalin kekeluargaan baik dengan staff maupun siswa, juga untuk menggali ilmu dan materi ajar yang akan disajikan kepada siswa, t…

Tanya Jawab Versi Setia Furqan Khalid

Image
Siapa yang tidak mengenal salah seorang sosok motivator, inspirator dan solusitornya anak muda, SETIA FURQON KHALID. Sempat beberapa tahun silam saya mencoba berkomunikasi dengan imam halalnya Mbak INA (istrinya). Singkatnya, saya mengutarakan beragam pertanyaan yang awalnya saya kira ngg bakal direspon, saya mencoba memberanikan diri mengirimi pesan personal kepada beliau terkait “FEELING”, yaa kata yang menggeluti perasaan setiap insan. Berikut saya simpulkan pertanyaan n jawaban dr beliau yang saya kira dapat bermanfaat buat rekan facebookers jika mengena dan menghindari kata “PHP, GALAU” dkk serta kalimat lainnya yang bakal menurunkan semangat aktivitas rekan.


Kali pertama: 03 Agustus 2013 Ketika ada orang yang menanyakan kemauan kita utk dilamar? (Wa'alaikumussalam. tergantung, kalau ternyata gak pernah ngelamar lebih dari sebulan, lupakan. Dia hanya lelaki PHP) Dimintai kepastian untuk fokus tapi nunggu 5 tahun? (jangan mau, 5 tahun Sahabat harus menunggu dirinya. terikat,…

Kau Mengenalku Tak Lebih Hanya Sebatas Teman

Image
Banda Aceh - Mengawali tulisan dari 4 huruf, 2 suku, "Peka". Menjabarkannya dalam pandangan yang berfokus sosial. Mengkaitkannya dengan rasa kepedulian. Kata peka adalah sensitifitas yang sangat berjenjang. Tingkat kepekaan seseorang menjadi salah satu alat ukur yang membedakan rasa kepeduliannya terhadap sesama.

Dalam keluarga, pekanya orang tua tampak dari naluri ibu dan pedulinya ayah. Lontaran pertanyaan mereka kadang membuat kita tak pernah terpikir mengapa terjadi. Ada saja rasa khawatir yang ditimbulkannya. Mereka mengenal setiap kepribadian anaknya. Bukan berarti mereka tak menanamkan sikap kepercayaan untuk si buah hati, melainkan adanya tanggungjawab sejauh apapun dilepaskan.

Tidak terlepas peka yang sama juga ada diantara saudara kandung, walaupun tidak kembar, minimal batin sesama saudara selalu terkait. Ada yang tak mampu mengungkapkan karena khawatir terbatas dalam bertindak, tapi durian mana yang tidak akan tercium baunya meski disimpan dalam peti tertutup rapa…

Tata: 1001 Peri Sejati Milik Barbie

Image
Banda Aceh - Jawaban apa yang harus saya lontarkan kepada setiap mereka yang bertanya kapan pertama kali kita dipertemukan, sesungguhnya saya tak pernah sadar dengan hari-hari yang kita lalui bersama hampir 4 tahun ini.

Kebiasaannya bagaikan alarm otomatis yang lebih canggih dari teknologi. Pengingat terbaik ketika masa2 genting mulai menyapa. Kias bahasanya tak pernah mengikis hati, apalagi dengan suaranya yang berdayun2 seperti dua pohon berimpit tertiup angin bak nyaring nan merdu itu.

Ia seorang gadis perihal peri yang genap usianya beda 1 tahun dengan ku tepat hari ini, Sabtu, 29 Oktober 2016. Pemilik nama lengkap gadis kelahiran Banda Aceh yang bersebelahan dengan tanggal Sumpah pemuda ini adalah Cut Rita Zahara yang lahir tepat pada tanggal 29 Oktober 1994. 



Ragam variasi teman-teman memanggilnya, mulai dari Cut, Rita, dan Zahara. Sedikit kisah ia cerita, akhirnya Aku betah memanggilnya "Tata", panggilan yang terkhusus dari orang2 terkhususnya (katanya sih dalam buku p…

Tanamkan Kewajiban Atas Dasar Tanggungjawab

Image
Darussalam - Bergelut dengan masa-masa di akhir kuliah yang tak seharusnya stanbay mengenal adik2 leting, pun berbagai kesibukan lainnya, tapi inilah pengalam terbaik. Segala hal ini tetap harus dipenuhi dan inilah salah satu kewajiban itu. Ayuk khusus pendmath Unsyiah yang masuk MK Metode Numerik (Unit 01) check it do it, tugas kita yaaaak !!!

Metode Numerik, belajar bersama dan pelajari dengan seksama !
Klik Tugas disini. 


Realita Vs Ekspektasi

Image
Ada masa dimana hasil tak memperdulikan proses, sebaliknya ada masa ketika proses sangat berarti. Tapi, realita dan ekspektasi dalam hidup selalu bergandengan meski tak selalu dianggap bersama. (Lihat Foto)




Ekspektasi:
Menghsilkan beberapa foto dengan hasil seperti siluet, ditambah rada2 blur, seolah jelas dengan posisi yang tegap. (Baca realitanya)

Realita:
Foto diambil dengan jarak 30 cm secara pribadi. Memperoleh beragam hasil yang seolah serupa siluet, ini disebabkan bayang matahari sore yang begitu cerah merefleksikan jerjak jendela menjadi pantulan ke dinding. Sore itu, saya sedang menulis tepat dihadapan sinar itu, sebelumnya cahaya masuk hanya sekedar menmberi kecerahan normal, tapi seiring waktu berjalan, sinar yang dipantulkan semakin cerah dan silau, sehingga kontras foto yang diambil dengan kamera Mito_A780 beresolusi bagian belakang 2 MP tampak tegap. Padahal semua hasil no edit.

Damainya dengan Cinta yang Nyaman

Image
Banda Aceh - Aku telah lama bertahan. sejak kau rutin menyapaku 4 tahun silam, berlanjut Aku sabar hingga alih yang kau sapa hanya di dunia maya. Kadang pun karna Aku hampir menghapusnya, kau baru tiba menyapa seolah menahan Aku pergi.
Aku telah bertahan lama, sejak keadaanmu yang sering memberi kabar dan rutin bertanya kabarku hingga hilang berangin-angin ntah kemana, muncul pun tiba-tiba sesukamu tarik ulur yang kau umpamakan sebuah pancingan.
Kini, Aku rasa  fisik ini mulai tak karuan sebab batinku yang tak nyaman. Tumpuan musibah dan cobaan membuat aku tegar dengan sendirinya, awalnya aku mengira kau menjadi bagian mereka yang menguatkan duka itu.
Tapi, sebaliknya kian hari aku lalui senyum paksaan, merespon apapun secuil sapaan, menebar rasa peduli untuk yang terkasih, berbagi duka dan menjadi pendengar sejati, semua harus perlahan Aku tenggelamkan sebelum semuanya pula Aku terlarut dalam kesedihan, melinangkan tetasan dipipi yang tak tentu kapan datangnya, sebab olahmu yang juga…